Kebijakan Pasca Publikasi

Jurnal Ilmu Teknik Nesia (JITN) berkomitmen menjaga integritas dan keakuratan rekam jejak ilmiah. Artikel yang telah diterbitkan pada prinsipnya bersifat final dan tidak diubah. Apabila setelah publikasi ditemukan kesalahan atau masalah, JITN menanganinya mengikuti pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) melalui mekanisme berikut.

1. Ralat (Erratum)

Diterbitkan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi akibat proses penerbitan oleh jurnal (misalnya kesalahan tata letak, penulisan nama, atau afiliasi) yang tidak mengubah substansi temuan.

2. Koreksi (Corrigendum)

Diterbitkan apabila penulis menemukan kesalahan signifikan pada artikelnya (misalnya pada data, tabel, gambar, atau perhitungan) yang tidak membatalkan kesimpulan utama. Penulis wajib segera menghubungi editor disertai penjelasan dan perbaikan yang diusulkan.

3. Expression of Concern

Diterbitkan oleh editor apabila terdapat dugaan pelanggaran etika atau masalah serius yang sedang diinvestigasi dan belum dapat disimpulkan.

4. Retraksi (Retraction)

Dilakukan apabila artikel terbukti mengandung pelanggaran serius seperti plagiarisme, fabrikasi atau falsifikasi data, publikasi ganda, atau kesalahan yang membuat temuan tidak dapat dipercaya. Rincian dapat dilihat pada Kebijakan Plagiarisme & Retraksi.

5. Penghapusan Artikel (Removal)

Dalam kasus yang sangat terbatas (misalnya pelanggaran hukum, pencemaran nama baik, atau risiko kesehatan yang serius), artikel dapat dihapus dari situs. Metadata (judul dan penulis) tetap dipertahankan disertai keterangan alasan penghapusan.

6. Komentar dan Keluhan Pembaca

Pembaca yang menemukan kesalahan atau dugaan pelanggaran pada artikel yang telah terbit dapat menyampaikannya kepada editor melalui halaman Kontak. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara objektif dan rahasia.

Semua pemberitahuan ralat, koreksi, maupun retraksi diterbitkan secara terbuka dan ditautkan ke artikel aslinya.